Asmo Sulsel Gandeng Polres Gowa dan Jasa Raharja Tanamkan Budaya Keselamatan Berkendara di SMPN 1 Gowa

Asmo Sulsel Gandeng Polres Gowa dan Jasa Raharja Tanamkan Budaya Keselamatan Berkendara di SMPN 1 Gowa

MATA SULSEL, GOWA – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus mengampanyekan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda melalui kegiatan edukasi safety riding.

Kali ini, Asmo Sulsel berkolaborasi dengan Unit Kamsel Polres Gowa dan Jasa Raharja untuk memberikan pembekalan kepada sekitar 50 siswa SMP Negeri 1 Gowa, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini agar para pelajar memahami pentingnya menjadi pengguna jalan yang disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan.

Melalui sesi edukasi yang memadukan teori dan praktik, para peserta diperkenalkan pada berbagai aspek keselamatan berkendara, mulai dari penyebab kecelakaan lalu lintas, pentingnya menjaga konsentrasi saat berkendara, hingga penggunaan perlengkapan keselamatan yang sesuai standar.

Materi teori disampaikan oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny, yang menegaskan bahwa keselamatan di jalan berawal dari kebiasaan sederhana yang kerap diabaikan oleh pengendara.

“Perlengkapan berkendara bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan perlindungan pertama saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan. Karena itu, kami selalu mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, serta sepatu setiap kali berkendara. Selain itu, pengendara juga harus selalu fokus dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Wanny.

Selain mendapatkan materi di dalam kelas, para siswa juga mengikuti sesi praktik yang dipandu oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Restu Wahdini. Pada sesi tersebut, peserta dibekali teknik berboncengan yang aman dan benar saat menggunakan sepeda motor.

Praktik tersebut menitikberatkan pada posisi duduk yang tepat, cara naik dan turun kendaraan dengan aman, hingga pentingnya menjaga keseimbangan serta komunikasi antara pengendara dan pembonceng selama perjalanan.

Edukasi ini diberikan sebagai bentuk pemahaman bahwa pembonceng memiliki tingkat risiko yang sama dengan pengendara apabila terjadi kecelakaan, sehingga keduanya harus menerapkan standar keselamatan yang sama.

Melalui sinergi bersama Polres Gowa dan Jasa Raharja, Asmo Sulsel berharap budaya keselamatan berkendara dapat tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari karakter generasi muda.

Tidak hanya memahami teori, para siswa juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan menyebarkan semangat #Cari_Aman kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar sebagai upaya bersama menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih aman dan tertib. (*)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *