Aliyah Mustika Ilham Bersama BKKBN Edukasi Masyarakat Wujudkan Keluarga Berkualitas

Makassar – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham sosialisasikan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sebagai upaya menekan angka stunting.

Sosialisasi Program Bangga Kencana  ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Bacaan Lainnya

Selain itu, juga untuk mengedukasj masyarakat, mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan sehat.

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar sadar dalam menjaga kesehatan keluarga sesuai Perpres 72 Tahun 2021. Yang mana pemerintah memfokuskan dalam menekan angka stunting di Indonesia,” tutur Aliyah Mustika Ilham.

Aliyah Mustika Ilham pun menyampaikan harapannya dengan segala upaya yang dilakukan oleh seluruh pihak saat ini dapat mewujudkan capaian penekanan angka stunting secara nasional hingga 2024 mencapai 14 persen.

“Gerak cepat harus kita lakukan, karena di tahun 2024 kita menargetkan secara nasional itu 14 persen angka stunting,” lanjutnya.

Sosialisasi digelar di Kecamatan Ujung Pandang, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, remaja dan juga ibu-ibu runah tangga, Rabu (21/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut Aliyah Mustika Ilham menyampaikan dalam upaya menekan angka stunting di Indonesia harus diawali dengan mempersiapkan masyarakat muda yang ingin menikah agar menjaga asupan makanan, bahkan memeriksakan kondisi kesehatan tiga bulan sebelum nikah, sehingga  ketika ibu hamil tetap dalam kondisi sehat baik orang tua maupun bayi.

“Jadi yang pertama itu kita harus mulai mempersiapkan anak-anak muda yang mau menikah. Nanti ketika hamil mereka sudah paham dalam menjaga kesehatan diri dan balitanya,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya terus mendorong pemerintah pusat maupun daerah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait sadar pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai salah satu mencegah terjadinya stunting pada balita.

Dalam sosialisasi ini menghadirkan
Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sulsel, Andi Ritamariani, M.Pd serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar, Chaidir, S.Stp,M.Si, serta

Kepala DPPKB Kota Makassar, Chaidir menambahkan pihaknya pun telah mendorong agar semua pihak baik dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan perangkat tingkat kecamatan diharapkan agar bisa bersama-sama menekan laju peningkatan angka stunting tersebut.

“Jadi ini perlu bersama-sama, baik OPD dan masyarakat dalam mengatasi stunting ini. Tidak bisa stunting hanya dikerjakan oleh satu pihak saja, Tapi mulai dari pemerintah, legislatif dan masyarakat harus ikut terlibat,” katanya.**

Pos terkait