Luwu Utara, Matasulsel – Menjamurnya penawaran investasi menjadi perhatian serius bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tak terkecuali juga bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara.

Senin (25/3), OJK Regional VI Sulampua (Sulawesi Maluku Papua) menggelar Sosialisasi “Waspada Penipuan Berkedok Investasi” yang dihelat di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara dan diikuti pimpinan SKPD, tokoh masyarakat/adat, dan ASN lingkup Pemkab.

“Ini menjadi tempat ke-13 yang didatangi oleh Tim di Sulawesi. Tim Satgas Waspada Investasi sendiri dibentuk pada tahun 2015 diinisiasi oleh banyaknya oknum yang mendatangi masyarakat lalu menawarkan investasi yang asal usulnya tidak jelas,” terang Tim Satgas yang diwakili oleh Ahmad Murad selaku Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemda Kantor Regional VI Sulampua.

Para oknum tersebut, kata Ahmad Murad memberikan iming-iming bunga keuntungan perbulan hingga 10%-30%, jumlah yang lebih besar dibanding investasi yang sudah punya ijin dengan bunga keuntungan rata-rata 7%.

“Untuk itu tim Satgas akan bergerak ke daerah-daerah untuk menyampaikan sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap setiap investasi yang datang,” jelasnya.

Tim Redaksi

Terkait

JENEPONTO, matasulsel.com — Duka menyelimuti warga Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, setelah seorang remaja bernama Muh Ilham
JENEPONTO, matasulsel.com – Masjid Agung Jeneponto kembali melaksanakan kegiatan buka puasa dalam rangka menyambut bulan Syawal 1446 H. Hari kedua
JENEPONTO, matasulsel.com – Turnamen Tarowang Super Cup II 2025 merupakan salah satu event olahraga yang sangat dinanti-nantikan! Dengan total
JENEPONTO, matasulsel.com – Yayasan Masjid Agung Jeneponto bersama pengurus Takmir dan jamaah menggelar acara syawalan yang penuh makna di kediaman

Heboh, Safari Kuliner Pasca Lebaran

JENEPONTO
JENEPONTO, matasulsel.com – Lebaran 1446 H di Jeneponto, bukan hanya tentang sholat Id di lapangan sepak bola Bambu Hijau Desa Bulo Bulo
MATASULSEL, JAKARTA  – Insiden bentrok antara anggota Bantara dan Forum Betawi Rempug (FBR) di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta