BI Dorong Percepatan Ekonomi Sulsel, Ini Caranya

MAKASSAR, MATA SULSEL, Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Sulsel bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan atau disingkat Pinisi Sultan.

Digelar di Wrapped Room Hotel Four Points Jl. Andi Djemma No. 130, Makassar, Senin (8/2/2021l). Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berharap kegiatan ini dapat membantu pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian di Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

‘kita akan galakkan up grading produk yang akan dipasarkan, termasuk produk UKM, termasuk packaging, dan standarisasi. Sehingga mereka yang tadinya berputar (berdagang) di lokal bisa masuk marketplace,” ujarnya.

Fokus pemerintah provinsi saat ini, lanjut Andi Sudirman, yakni refocusing anggaran yang bisa meningkatkan ekonomi dan mengatasi masalah kemiskinan di daerah ini.

Tidak hanya itu, Andi Sudirman juga mengaku bersama seluruh OPD akan bekerja untuk menumbuhkan perekonomian dengan melihat potensi ekspor mana saja yang bisa dijalankan, karena berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, kontraksi ekonomi di daerah ini, salah satunya karena dukungan sektor perikanan dan pertanian yang menurun.

Plt Gubernur yakin kegiatan Pinisi Sultan yang telah bekerja sama dengan Bank Indonesia, dapat membantu peningkatan perekonomian di Sulawesi Selatan dari sektor perdangan, investasi, dan pariwisata.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Budi Hanoto menjelaskan dengan adanya kegiatan ini diharap mampu menghadirkan prioritas program yang nantinya menarik investor.

“Dengan hadirnya prioritas unggulan diharap mampu menarik investor, sehingga proyek apa saja yang nantinya berjalan di daerah, BI akan memediasi antara yang di daerah dan investor dari luar kalau memang masih ada yang belum clean and clear projectnya, kurangnya apa, dan dikasih kapasitas,” jelas Budi.

Maksud dari kegiatan ini guna membangun koordinasi dan sinergitas dengan Pemprov, Pemkot, Pemkab, dan BI untuk peningkatan ekonomi diberbagai sektor dan dihadiri seluruh kepala daerah dari 24 Kabupaten/Kota dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel.

Pos terkait