JENEPONTO, MATA SULSEL – Kepala Kepolisian Republik Indonesia memerintahkan kepada seluruh Wilayah jajaran Polri agar mendirikan Kampung Tangguh Nusantara atau disingkat dengan istilah KTN.

KTN tersebut didirikan di setiap wilayah khususnya pada Tingkat Desa atau Kelurahan, terkhusus diwilayah Hukum Polda Sulawesi Selatan.

Seluruh jajaran sudah tergelar dengan nama Istilah Balla’ Ewako yang artinya kampung tangguh, jago, hebat, kuat, dll, yang selanjutnya penggelaran pendiriannya di Polda Sulsel dinamakan Kampung Tangguh Nusantara Balla’ Ewako.

Beberapa desa dan Kelurahan sudah mendirikan KTN Balla’ Ewako. Terkhusus di Kabupaten Jeneponto pula sudah didirikan konsep KTN dengan berbagai macam nama yang diidentikkan dengan tangguh, seperti halnya di Desa Bangkala Loe sendiri mendirikan KTN Balla’ Kassa’ (Kampung yang kuat), ungkap Kasat Binmas Polres Jeneponto, AKP Syahrul Regama, Rabu (24/6).

Syahrul menyebutkan pendirian KTN ini dilakukan oleh Tiga Pilar Kamtibmas, yaitu Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dibantu oleh stakeholder dan seluruh Tokoh masyarakat.

Tujuannya adalah untuk membangun kemandirian wilayah dalam menjaga ketahanan masyarakat di segala bidang, khususnya dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

Tak hanya di bidang kesehatan pencegahan covid, namun juga dibidang pendidikan, pertanian, industri, pertambangan, agama, sosial budaya, keamanan yang bermuara kepada peningkatan ketahanan, kemakmuran, kesejahteraan, keamanan serta kesehatan masyarakat, kata Syahrul.

Adapun konsepnya adalah kemandirian masyarakat yang mampu membangun kesejahteraan dengan segenap kemampuan, potensi dan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimilikinya, yang dilandasi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi, jelas Syahrul.

Begitupula halnya dengan Pencegahan Covid 19, lanjut Syahrul, melalui pendirian Kampung Tangguh Nusantara, masyarakat memiliki kesadaran untuk membangun ketahanan serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran covid 19.

“KTN ini juga mampu mengelola situasi dan dapat berperan terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19,” kata Syahrul yang juga menjabat Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto tersebut.

Terkait dengan Pendirian KTN Balla’ Ewako, Polda Sulsel telah mengadakan Lomba pendirian Kampung Tangguh Nusantara.

“Sore tadi sekitar pukul 16.30 wita Tim Penilai Lomba dari Dit Binmas Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKBP Burhan, Kasubdit Binpolmas Dit Binmas Polda Sulsel, sudah tiba di Jeneponto dan berada di Desa Bangkala Loe melakukan penilaian, yang mana Desa Bangkala Loe, Kecamatan Bontoramba mewakili Polres Jeneponto di Polda Sulsel,” ungkap Syahrul.

Oleh karena itu, kata Syahrul, Desa Bangkala Bangkala Loe telah mewakili Polres Jeneponto berlomba di tingkat Polda Sulsel.

Sebelumnya juga sudah di perlombakan pada tingkat Kabupaten atau Polres Jeneponto. “Soal urutan pemenangnya belum kami umumkan, yang jelas Desa Bangkala loe yang mewakili Lomba pada tingkat Polda Sulsel,” pungkasnya. (*)