Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan secara langsung, tetapi juga merasa nyaman untuk bertanya dan mendapatkan edukasi terkait kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa informasi penting dapat dijangkau oleh semua kalangan, khususnya bagi mereka yang mungkin tidak memiliki waktu untuk datang ke fasilitas kesehatan.

Selanjutnya, para petugas kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan konsultasi secara langsung dan memberikan layanan kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan pilihan masyarakat.

Diharapkan, kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap program KB dan kesehatan reproduksi di Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu melibatkan Kepala Dinas PPKB Jeneponto beserta jajarannya, Kepala UPT DPPKB, PKB/PLKB, SUB PPKBD, TPK, Kepala UPT PKM Tarowang dan tenaga kesehatan bersama masyarakat setempat. (*)