Dua Anggota DPRD Jeneponto Hadiri Musrenbang Kelurahan Bontoa

JENEPONTO, MATA SULSEL – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu berlangsung Kamis (28/1/2021).

Selain dihadiri oleh beberapa OPD, juga dihadiri oleh dua anggota DPRD Jeneponto, yakni Ir. Awaluddin Sinring dari Fraksi PAN dan Mega Ayumi Arimbi dari Fraksi Golkar DPRD Jeneponto.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinas PMD Jeneponto, Hery Fauzi Pribadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua anggota Dewan yang hadir dan diharapkan bisa mengawal aspirasi rakyat, untuk merealisasikan program prioritas menjadi harapan masyarakat, khususnya masyarakat Kelurahan Bontoa.

Oleh karena itu, Hery Fauzi berharap anggota DPRD Jeneponto dapat memberikan pokirnya ke PMD, pasalnya Dinas PMD tidak mempunyai program fisik tetaoi hanya SDM saja.

Kepala Kelurahan Bontoa, Usman dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran kedua anggota DPRD Jeneponto dan juga seluruh perwakilan OPD terkait beserta para tamu undangan lainnya.

Usman mengatakan bahwa dengan kehadiran anggota DPRD Jeneponto dan juga perwakilan OPD maka seluruh usulan atau aspirasi masyarakat akan ditampung melalui musrenbang ini lalu dimusyawarakan kembali, kemudian dirumuskan program mana yang  harus di prioritaskan untuk tahun 2022.

Selain itu, Ia juga memaparkan program yang terealisasi untuk tahun 2020 serta usulan masyarakat hasil musrenbang untuk tahun 2022 nanti di kelima lingkungan  yang akan dibawa ke musrenbang tingkat Kecamatan dan Kabupaten.

Selanjutnya, Syarifuddin yang mewakili Camat Binamu mengatakan, bahwa  pada kegiatan musrenbang ini pihaknya akan menampung usulan-usulan masyarakat yang akan di bawa ketingkat musrenbang kecamatan nanti.

Hanya saja, karena dalam acara tersebut ada dua Instansi yang tidak hadir, maka Anggota DPRD Jeneponto Awaluddin Sinring, dari Fraksi PAN sangat menyayangkan kepada Dinas Pertanian dan Dinas Sosial ataupun instansi lainnya yang tidak menghadiri acara musrenbang ini.

“Kami sangat menyayangkan ketidak hadiran  kedua instansi tersebut. Olehnya itu, kami akan melaporkan kepada Bupati terkait ketidak disiplinnya beberapa peserta perwakilan OPD termasuk yang selalu terlambat datang, sehingga kami selalu menunggu 2 hingga 3 jam setiap Musrenbang,” ungkapnya.

Awaluddin menyatakan In Sya Allah melalui musrenbang ini, kami bersama ibu Mega akan menampung dan mengawal aspirasi masyarakat lalu berdiskusi pada 10 anggota DPRD yang ada di wilayah Dapil I Binamu/Turatea untuk memprioritaskan usulan mereka.

Sementara perwakilan Bappeda mengatakan kalau kelurahan Bontoa akan mendapatkan pengaspalan jalan sekitar 1 kilometer dengan anggaran Rp 1,4 miliar dari Dinas PUPR untuk alokasi anggaran tahun 2021.

Dalam Musrenbang tersebut, beberapa usulan warga di 5 lingkungan yang di prioritaskan antara lain: pembangunan jalan tani, pembangunan jalan setapak,
Pengadaan Handtraktor, tembok penahan, pengadaan benih jagung dan padi, sumur bor, drainase, Pembangunan posyandu, dan Peningkatan jalan. (*)

 

 

Pos terkait