Dua Kadis Pensiun Beri Sambutan Perpisahan dan Sosialisasi Film De Toeng Warnai Suasana Haru di Coffe Morning

JENEPONTO, MATA SULSEL – Ada yang menarik bercampur haru dan bangga dari acara Coffe Morning di Ruang Pola Panrangnuanta, Kantor Bupati Jeneponto, Senin (25/01/2021).

Pasalnya, ada dua putra terbaik Jeneponto yakni kepala pelaksana BPBD Jeneponto Anwaruddin Munatsar dan Kepala Dinas Pertanian Jeneponto Ahmad MP secara berurutan disela-sela acara menyampaikan sambutan perpisahan kepada Bupati Jeneponto dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto dan Kepala Dinas Pertanian Jeneponto pada bulan Februari akan pensiun sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Saya dengan pak bupati bersahabat sejak lama, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama ini, demikian kepada bapak bupati dan seluruh yang hadir mohon maaf jika ada salah dalam kata maupun tindakan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto Anwaruddin.

Hal yang sama juga disampaikan kepala Dinas Pertanian Ahmad MP dalam sambutan perpisahannya.

Ditempat yang sama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menyampikan perasaan bangga dan terima kasih kepada kepala pelaksana BPBD Jeneponto dan Kepala Dinas Pertanian Jeneponto atas pengabdian serta kerja keras membangun daerah selama ini.

“Terima kasih yang setingi-tingginya kepada bapak kepala pelaksana BPBD dan kepala Dinas Pertanian atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini dalam membangun daerah, semoga apa yang kita cita-citakan bersama agar supaya jeneponto yang kita cintai ini maju, kedepan bisa terwujud,” Iksan Iskandar.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto Susanti Mansyur menyampaikan sosialisasi vaksin yang rencananya akan dilaksanakan pada Februari akan datang. Menanggapi hal tersebut bupati menginstruksikan kepada dinas terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai prosedur.

Sementara di akhir acara, hadir Turatea Production menyampaikan rencana pemutaran “Film De Toeng” yang akan tayang perdana di bioskop seluruh indonesia pada Januari tahun ini.

Dalam sosialisasi itu, ketua Turatea Production menyampaikan bahwa film ini dibuat berdasarkan cerita mistis masyarakat Bangkala tentang legenda nenek toeng yang telah turun -temurun dan dikeramatkan sampai sekarang, film ini dikemas dengan menampilkan kekentalan budaya masyarakat Jeneponto. Di kesempatan itu Bupati Jeneponto mengapresiasi serta menyampaikan kepada seluruh yang hadir untuk bersama-sama menonton film tersebut.

“Film ini adalah karya putra daerah, saya berharap kepada seluruh yang hadir untuk menonton, jangan sampai orang lain yang menceritakan film ini kepada kita, tapi kitalah yang harus menyaksikannya langsung,” pungkas Iksan. (*)

Pos terkait