Forum Pers Indonesia, Siap Menjadi Patner Kerja Ke Instansi Pemkab Toli-Toli

TOLI-TOLI, MATA SULSEL – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Toli-Toli lakukan kunjungan di beberapa Instansi di Kabupaten Tolitoli  di antaranya Kejari Kabupaten Toli-Toli, PEMDA Kabupaten Toli-Toli dan DPRD Kabupaten Tolitoli guna memperkenalkan bahwa Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Toli-Toli telah terbentuk dan siap menjadi patner kerja setiap instansi yang ada di Kabupaten Toli-Toli.

“Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Tolitoli terbentuk pada Tanggal 10 September Tahun 2020 merupakan  wadah pemersatu aspirasi Insan Pers di seluruh Indonesia yang berlatar belakang Jurnalistik, yaitu penulis, pemilih Media maupun pekerja Junalis baik Cetak, Elektronik dan Online yang menjunjung tinggi Undang Undang Dasar 1945 Dan UU Pers No 40/1999,”ungkap Ketua FPII, Buhari Hewa, Rabu 06/01/2021.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui diruang kerjanya, Kejari Toli-Toli Deddy Koerniawan SH,MH, Arham Yacub (Kabag PROKOPIM ), Dan Jemmy Yusuf ( Wakil Ketua DPRD ) sangat mengapresiasi atas terbentuknya Forum Pers Independendent Indonesia (FPII) Di  Kabupaten Toli-Toli dan berterima kasih atas adanya wadah FPII yang terbentuk di Toli-Toli dan sangat mendukung keberadaannya wadah FPII Di Kabupaten Toli-Toli Ini.

Lanjut Buhari, “Berdirinya FPII berdasarkan atas pengekangan, pembredelan, diskriminasi, kriminalisasi, kekerasan dan berbagai kebijakan yang tidak berpihak kepada kemerdekaan Pers Di Indonesia untuk mewujudkan dan mengimplementasikan kemerdekaan Pers, Asas Organisasi ini adalah Pancasila, Dasar  Organisasi adalah Insan Pers diseluruh Indonesia yang berlatar belakang penulis dan Jurnalis tanpa mengikatkan diri pada Organisasi Politik manapun,”tambahnya

Tujuan Organisasi ini ada 12 item namun hanya satu yang kami sampaikan yaitu mengembangkan komunikasi antara Pers, masyarakat, dan Pemerintah. FPII telah terdaftar di Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia dengan No.AHU-0000199.AHA.01.08 TAHUN 2018 pertanggal 09 maret 2018.”(**).

Pos terkait