Infrastruktur Penunjang Pariwisata Bira Capai 90 Persen

BULUKUMBA, MATA SULSEL – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah meninjau progres pembangunan Titik Nol dan Pedestrian Kawasan Wisata Bira, Selasa malam, (2/2/2021). Progres pembangunannya sudah berkisar 80-90 persen.

Pembangunan pedestrian sepanjang 1,1 km (kilometer). Kawasan ini menjadi destinasi wisata baru yang diperbaiki dan dirapikan di masa Pemerintahan Nurdin Abdullah bersama Andi Sudirman Sulaiman, dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

Bacaan Lainnya

Nurdin berjalan menikmati suasana malam. Penerangan cukup dari lampu jalan dan taman yang dipasang. Sembari mengecek progres penyelesaian pengerjaan yang dilakukan oleh pekerja.

Orang nomor satu di Sulsel ini menjelaskan, kawasan Bira masuk kawasan hutan lindung sehingga pengelolaan Pantai Bira dipegang oleh Pemprov Sulsel. Apalagi sudah dikenal hingga ke mancanegara dan semakin padat.

“Saya kira Bira ini adalah destinasi wisata yang cukup Indah. Kita bisa lihat setelah kita bangun pedesterian, infrastruktur jalan. Sekarang konsentrasi 90 persen semuanya ke sini,” kata Nurdin Abdullah, Rabu (3/2/2021).

Ia pun meminta agar lampu jalan kembali ditambah, dan jarak penerangan tidak berjauhan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat menjelaskan, secara keseluruhan pembangunan pedestrian ini progresnya sekira 80-90 persen. Dalam waktu kurang lebih satu bulan akan selesai.

“Dalam waktu tiga minggu atau satu bulan selesai lagi. Dianggarkan bantuan Pemprov yang dilaksanakan oleh kabupaten Rp 1,08 miliar,” jelasnya.

Kadis Pariwisata Bulukumba, Muh Ali Saleng berharap, pembangunan dan infrastruktur Kawasan Titik Nol ini dapat tuntas secepatnya demi memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Dengan melihat jumlah bahwa 90 persen pengunjung Bira juga akan ke Titik Nol.

“Sehingga kita mau Titik Nol dan fasilitas pendukung di dalamnya, seperti jembatan kaca dan Teras Tanjung Bira bisa kita selesaikan,” harapnya.

Sedangkan Bupati Bulukumba, HM Sukri A Sappewali mengatakan, pedesterian ini infrastruktur pendukung ke Titik Nol.

“Ini menuju titik nol. Banyak pengunjung Bira itu kesini. Besar sekali manfaatnya,” pungkasnya.(*)

Pos terkait