Sementara itu, salah satu mahasiswa YPUP, Baharuddin dalam orasinya menyampaikan, sudah semestinya Presiden mengeluarkan penyataan tegas dan tidak ambigu terkait penolakan penundaan pemilu dan tiga periode presiden.

“Kami meminta presiden menyatakan penolakannya terhadap penundaan pemilu dan tiga periode presiden karena merupakan sebuah pembangkangan terhadap konstitusi,” tegas Kader HMI Komisariat YPUP.

Rencananya, Aliansi Mahasiswa YPUP akan kembali melanjutkan aksinya pada 11 April 2022.

Sekedar diketahui, sebelumnya BEM SI telah mengomfirmasi akan melakukan aksi unjuk rasa di seluruh Indonesia pada 11 April 2022.