Menurut dia, sampai saat ini surat keputusan pemberhentian dirinya belum diterima. Achrianto mengetahui dirinya sudah dicopot atas kiriman foto absensi dari staf desa yang tak lagi memuat nama dan jabatannya.

“Tindakan pelaksana tugas sudah sewenang-wenang. Dia seenaknya saja mencopot,” imbuh dia.

Dia menyayangkan sikap pelaksana tugas kepala desa karena tidak melakukan komunikasi sebelum pencopotan dirinya dilakukan.
Achrianto juga tidak mengetahui alasan dirinya diganti. Selama enam tahun menjabat, dia merasa sudah bekerja dan menjalankan tugas dengan baik.

“Posisi saya sekarang ini non job,” ujar dia.

Sementara itu, Zulqifli belum memberikan konfirmasi mengenai keputusan pencopotan perangkat desa kepala dusun di Desa Banggae. Pesan singkat yang dilayangkan tidak direspons. (*)