Keren, PT Vale Raih Corporate Sustainability Award 2023

Redaksi
27 Sep 2023 10:08
NEWS 0 44
4 menit membaca

JAKARTA – Bagi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Environment, Social, Governance (ESG) bukan mencerminkan sebuah inisiatif semata, melainkan bagian dari jati diri perusahaan yang ingin membawa kemakmuran bagi semua orang.

Komitmen inilah yang terus dipegang teguh sejak awal beroperasi di Blok Sorowako hingga akhirnya melakukan ekspansi di Blok Pomalaa dan Blok Bahodopi dengan menerapkan hal serupa disana.

Atas kepedulian dalam penerapan keberlanjutan dalam operasional pertambangan, PT Vale meraih penghargaan Katadata Corporate Sustainability Awards (KCSA) 2023.

Penghargaan diterima oleh CEO PT Vale Indonesia Tbk Febriany Eddy yang diserahkan oleh Ketua Gugus Tugas ESG, KADIN Maria Nindita, Selasa, di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, (26/09/2023), sebagai rangkaian Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2023.

PT Vale Indonesia Tbk terpilih sebagai salah satu pemenang KCSA, di sektor Mining untuk kategori Environment.

Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perusahaan yang menjalankan komitmen, program, dan prinsip berkelanjutan dalam kegiatan bisnisnya.

CEO PT Vale, Febriany Eddy menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Katadata.

Penghargaan ini tentunya semakin memacu perseroan untuk semakin meningkatkan komitmen dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan.

“Terima kasih Katadata, apresiasi ini semakin menguatkan perseroan dalam menjalankan praktik keberlanjutan dengan semakin meneguhkan komitmen bahwa ESG merupakan jati diri perseroan,” katanya.

Febriany menjelaskan, jika segala sesuatu yang dilakukan harus berprinsip ESG dan itu termasuk kepada proses penambangan.

“Perseroan senantiasa dalam proses penambangan meminimalisir dampak lingkungan, agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi planet dan juga manusianya. Maka dari itu disetiap mengawali aktivitas pertambangan, kami selalu menjalankan keduanya secara beriringan. Jika ada penambangan, maka harus ada upaya mereklamasi lahan bekas tambang,” jelasnya.

Termasuk kata dia, menyediakan bibit pohon sebagai cikal bakal dari pelaksanaan reklamasi lahan bekas tambang dengan menghadirkan nursery atau kebun bibit diseluruh area operasional.

Seperti yang sebelumnya sudah dilakukan groundbreaking Nursery di Blok Pomalaa, dan melengkapi Nursery yang ada di Blok Sorowako yang telah terintegrasi dalam Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Sawerigading Wallace.

“Perseroan sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin andil dalam proses penerapan pratik pertambangan berkelanjutan dengan melihat apa yang telah dijalankan selama ini,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

Belum ada konten yang bisa ditampilkan.