Mayat Tanpa Kepala dan Kaki, Ditemukan Anaknya Sendiri Di Jeneponto
“Mayat itu akhirnya dibawa ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto untuk dilakukan identifikasi oleh Tim Identifikasi dari Polres Jeneponto dan Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel. Tim menggunakan alat digital inafis polri Hand Hell,” sebut Syahrul.
Dari hasil identifikasi, kata Syahrul
mayat tersebut adalah merupakan salah satu korban bencana alam tanah longsor di Desa Rumbia yang terjadi tiga hari lalu.
Adapun identitas mayat tersebut yakni
Neneng Dg Ti’no, umur 63 tahun, adalah warga Kampung Bontoloe, Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.
Selanjutnya, tambah Syahrul jenasah tersebut di serahkan oleh Pemkab Jeneponto oleh Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi kepada keluarganya atas nama Safaruddin (anak kandung Neneng), untuk dimakamkan di kampungnya Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.
Diketahui, dari 4 warga yang dinyatakan hilang pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di Desa Rumbia, semuanya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (*)