Pasca Gelar Baksos Di Desa  Kahayya : Ini Harapan Direktur AKTABE Bulukumba

Bulukumba, Matasulsel – Mahasiswa bersama staf dan dosen bersama-sama menyelenggarakan bakti sosial dan sekaligus turut berpartisipasi pada kegiatan Kemah Inklusi yang berlangsung 20 s/d 22 September di Desa Kahayya Kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba, Laporan ini resmi dirampungkan oleh pihak Humas Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba, Senin (23/09/19)

Mahasiswa bersama staf dan dosen bersama-sama menyelenggarakan bakti sosial dan sekaligus turut berpartisipasi pada kegiatan Kemah Inklusi

Berbagai kegiatan positif terus dilakukan oleh Civitas Akademik AKTABE, Baksos dilaksanakan mulai pada pada hari Jum’at diawali dengan senam sehat bersama warga desa dan peserta kemah inklusi lalu kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tensi dan glukosa darah secara gratis.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk penandatanganan Naskah Kerjasama (MOU) antara Kepala Desa Kahayya dan Direktur Akbid Tahirah Al Baeti untuk menjadikan Desa Kahayya sebagai salah satu Desa Binaan kampus ungu ini.

Meski persiapan begitu singkat dan butuh perjuangan keras untuk mencapai lokasi kegiatan, namun Pihak Aktabe sangat berterima kasih kepada masyarakat karena semua target kegiatan dapat tercapai.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat desa kahayya dan kindang yang telah membantu kami sehingga Alhamdulillah semua program kami dapat berjalan sesuai rencana” Tutur ibu Hj. Andi Asriany, SKM, M.Kes sebagai Direktur yang ikut langsung pada kegiatan tersebut.

Direktur Aktabe berharap mahasiswa dan dosen AKTABE sendiri bisa lebih sadar tentang pentingnya bersosialisasi dengan masyarakat dan membina secara langsung untuk kesejahteraan hidup mereka. Juga melalui bakti sosial mahasiswa dapat memberikan timbal balik langsung kepada masyarakat di sekitar dan dapat membagikan sedikit ilmu yang mereka
dapat di bangku perkuliahan.

“Kami berharap mahasiswa dan dosen AKTABE sendiri bisa lebih sadar tentang pentingnya bersosialisasi dengan masyarakat dan membina secara langsung untuk kesejahteraan hidup mereka. Juga melalui bakti sosial mahasiswa dapat memberikan timbal balik langsung kepada masyarakat di sekitar dan dapat membagikan sedikit ilmu yang mereka dapat di bangku perkuliahan”, ungkapnya.

“Setelah kuliah kan kita akan kembali
bermasyarakat, semoga dengan ini mahasiswa bisa melihat langsung problematika kehidupan yang ada di masyarakat dan bisa membantu menyelesaikan masalah sesuai
dengan kemampuannya masing-masing”,tambahnya.

Sementara itu Sri Ningsih, SS, M.Hum sebagai Pembantu Direktur III (Bid. Kemahasiswaan) yang turut ikut langsung dalam kegiatan menjelaskan bahwa Baksos kali ini merupakan salah satu upaya membantu masyarakat Bulukumba untuk hidup sehat. Kesuksesan kegiatan ini juga didukung dengan antusiasme warga yang sangat besar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Warga Desa Kahayya dan peserta Kemah Inklusi sangat antusias dan bersyukur atas kegiatan bakti sosial ini“, imbuhnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalankan secara langsung salah satu tugas/fungsi mahasiswa dan dosen dalam bentuk pengabdian pada masyarakat.

 

Laporan : Jabal

Editor : Pijar

Pos terkait