Pemkab Luwu Utara, 26 November Akan Jadi Peringatan Hari Peningkat Kesehatan

Luwu Utara, Matasulsel – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Jemma Masamba Kabupaten Luwu Utara bakal terakreditasi paripurna.

Survei akreditasi RSUD Andi Jemma Masamba mulai kemarin hingga hari ini Senin, 26/11/2018, dari tim surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit(KARS).

Bacaan Lainnya

Hadir dalam penyambutan tim akreditasi rumah sakit yakni, Bupati Luwu Utara, Hj.Indah Putri Indriani, Ketua DPRD Mahfud Yunus, Sekda Abdul Mahfud, Tim Surveior dr.H.Sardjana, dr Romay Faizal, dr Anas Mahfud, Joko Prananto, dan Direktur RSUD Andi Jemma dr.H.Hariadi dan para pimpinan SKPD Luwu Utara.

Penandatanganan piagam Deklarasi hari peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien oleh Bupati Luwu Utara.

“Pasca penilaian mulai kemarin, Minggu, 25-26 November 2018 hari ini, ” papar Direktur RSUD Andi Jemma Masamba, dr. H. Hariadi dalam sambutannya.

Untuk mendapatkan akreditasi paripurna, menurut Hariadi merupakan kerja keras dan berkat kerjasama yang baik dari seluruh unsur di rumah sakit yang dipimpinnya.

Tidaklah mudah mendapat pencapaian ini, karena persiapannya telah dilaksanakan kurang lebih selama dua tahun sebelumnya.

“Semoga dengan akreditasi paripurna ini, RSUD Andi Jemma Masamba terus dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat,” harap Hariadi.

Selain itu, imbuhnya, dengan akreditasi ini diharapkan juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, karena hal tersebut juga dapat menjadi stimulan bagi manajemen serta karyawan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Diketahui, penilaian sebuah RSUD untuk mendapatkan akreditasi, didasarkan pada standar pelayanan rumah sakit yang fokus kepada pasien, standar manajemen rumah sakit, patient safety goals dan sasaran MDGs.

Adapun standar pelayanan yang fokus kepada pasien, terdiri dari akses kepada pelayanan dan kontinuitas pelayanan, hak pasien dan keluarga, pelayanan pasien, pelayanan anestesi dan bedah, manajemen dan penggunaan obat.

Sedangkan standar manajemen rumah sakit, terdiri dari peningkatan mutu dan keselamatan pasien, pencegahan dan pengendalian infeksi, tata kelola, manajemen fasilitas dan keselamatan.

Bupati Luwu Utara dalam sambutannya mengatakan, penilaian akreditasi ini sudah lama kami nanti-nantikan sehingga 3 hal yang paling penting yakni pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan, peningkatsn daya saing.Sehingga hari ini kami pemerintah kabupaten Luwu Utara, 26 Novembet 2018 kita akan memperingati hari peningkat kesehatan.(yustus)

Pos terkait