Pemprov Bersama APKASI, Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris kepsek se-Sulsel

 

Makassar, Matasulsel – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), fokus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para kepala sekolah SMA/SMK se-Sulsel, melalui Program Peningkatan Sumber Daya Manusia, Professional English Training. Di Makassar, Selasa, (3/11/2020).

Bacaan Lainnya

Program yang ditujukan bagi seluruh kepala sekolah tingkat menengah atas dan kejuruan ini dilakukan melalui metode yang telah dirancang oleh APKASI dan Yayasan Pendidikan Adihulung Nusantara, selama tiga hari.

“Melalui program ini diharapkan para peserta dapat mengembangkan potensi, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan Bahasa Inggris yang kemudian dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan dan Indonesia,” kata Sekdaprov Sulsel Abdul Hayat Gani.

Tidak sampai dalam tataran pendidikan formal, Abdul Hayat juga mengharapkan kemampuan bahasa inggris dapat dimiliki oleh setiap dinas dan jajaran pemerintah daerah hingga provinsi guna merepresentasikan program unggul dan potensi yang dimiliki oleh setiap daerah.

“Pada kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, skill bahasa inggris sangat dibutuhkan, kita bisa merepresentasikan keunggulan di daerah kita dan di dinas kita masing-masing menggunakan bahasa inggris,” jelas Hayat.

Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI Hikmatul Hasanah, menyebutkan, di era masyarakat ekonomi Asean (MEA), Indonesia memiliki kesempatan dan tantangan persaingan global dengan masyarakat dunia.

“Kondisi ini menjadi sinyal adanya urgensi kemampuan Bahasa Inggris masyarakat yang harus ditingkatkan,” kata Hikmatul.

Ia mengatakan, saat ini kemampuan berbahasa Inggris masyarakat Indonesia tertinggal jauh di bawah Malaysia, bahkan di bawah Pakistan.

“Peringkat kita justru menurun dari 32 ke 39, kondisi ini tidak bisa kita biarkan stuck,”kata Hikmatul.

Di akhir, ia menyebutkan, APKASI menjadi mitra bagi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, kalangan akademisi, LSM, masyarakat umum dan semua bagian yang mau berkontribusi bagi kemajuan dan pembangunan daerah.

“Pembangunan SDM sangat fundamental dalam menjaga masa depan bangsa, jika pengelolaan SDM di daerah tidak mendapatkan pengelolaan yang serius, maka sulit untuk bersaing dengan SDM luar,” jelasnya.(*)

Sumber : Antaranews

Pos terkait