Problem Solving, Kanit Reskrim Polsek Galsel Takalar Damaikan Warganya

TAKALAR. MATA SULSEL – Kepolisian Sektor Galesong Selatan Polres Takalar melalui Kanit Reskrim Polsek Galsel, Aipda Samsuddin.S.Pd. melakukan mediasi tentang permasalahan tindak pidana penganiayaan dan perampasan yang dialami oleh Pr.Sumarni dan Pr. Dg.Sayang, yang terjadi pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2021, sekira Pukul. 21.30 Wita, bertempat di Dusun Bontojai, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.

Kanit Reskrim Polsek Galsel mengatakan bahwa problem solving ini merupakan upaya kepolisian dalam mendamaikan secara kekeluargaan agar persoalan tersebut tidak terjadi berkepanjangan dan berimplikasi ke persoalan hukum.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut, pihak pelaku mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama ke korban maupun orang lain.

“Dimana kasus ini terjadi hari Minggu, (28/2/2021) pihak korban dan pelaku sama-sama sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Dan hasil dari kesepakatan antara kedua belah pihak dituangkan ke dalan surat pernyataan damai.”ujar Kanit Reskrim Polsek Galsel Aipda Samsuddin.

Terpisah, Kapolsek Galsel Iptu Muhammad Ashar yang dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polsek Galsel mengatakan bahwa sudah menjadi kewajiban kanit reskrim untuk melakukan kegiatan problem solving dengan memediasi setiap permasalahan yang terjadi pada warga, sehingga permaslahan segera bisa diselesaikan dan tidak berlarut-larut, hal itu bertujuan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap aman kondusif diwilayah hukum Polsek Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.”terang Kapolsek Galsel.”(**).

Pos terkait