Sukses Gelar Pilkades, Pemkab Jeneponto Dapat Apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri

JENEPONTO, MATA SULSEL – Bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar didampingi Sekda Jeneponto H.M. Syafruddin Nurdin memimpin coffee morning, di Ruang Pola Panrannuangta, Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (16/11/2021)

Diawali dengan laporan Kadis PMD Jeneponto Makmur Sijaya menyampaikan tentang pelaksanaan pilkades serentak yang berlangsung pada hari Senin, 15 November 2021 yang berjalan lancar, aman dan sesuai tahapan serta tetap mengedapankan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Terkait hasil perolehan dan rekap suara sementara berjalan berdasarkan tahapan sehingga masih menunggu hasil penetapan panitia kabupaten.
Untuk itu Kadis PMD Jeneponto hanya melaporkan hasil sementara dari masing-masing desa.

Lanjut Kadis PMD Makmur membeberkan bahwa masa sanggah selama 3 hari, mulai hari ini Selasa. Ada 10 Incumbent yang tidak terpilih kembali dari 41 Desa yang menjalankan pilkades di jeneponto, ujar Makmur.

Kadis PMD juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jeneponto mendapat apresisasi dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri melalui via teleconfrence atas pelaksanaan Pilkades yang digelar karena dapat berjalan aman, damai dan sesuai protokol kesehatan.

Sementara Kadis Kesehatan Jeneponto Susanty A. Mansyur melaporkan perkembangan vaksinasi. Vaksin 1 dan 2 sudah meningkat sampai 35%. Satu pekan terakhir pergerakan cukup signifikan karena dukungan semua stakeholder termasuk kadis sosial dengan program-program sosial dan peran serta para camat serta pemerintah tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu hasil pantauan di beberapa pilkades kemarin tim kami dari Dinkes juga tetap mendorong panitia untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahapan, jelas Susanty.

Diakhir acara coffee morning, Bupati Iksan Iskandar berharap kepada Dinas PMD dan para camat untuk menyampaikan kepada para kepala desa terpilih meningkatkan presentase vaksinasi di desanya masing-masing.

Oleh karena itu, kata Iksan perlu mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk ikut vaksin karena presentase vaksin ini akan menjadi salah satu syarat dalam rangka pelantikan kepala desa terpilih nantinya, pungkas Iksan. (*)

Pos terkait