Tim Satgas Saber Pungli Pusat Sambangi Sulsel, Ternyata Ini Tujuannya !

MAKASSAR, MATA SULSEL – Waka Polda Sulsel Brigjen Pol. Drs. Halim Pagarra, S.H., M.H. menghadiri Giat Sosialisasi Satgas Saber Pungli dan Pencanangan Menuju Kab./Kota Bebas dari Pungli di era Pandemi Covid-19 Se – Provinsi Sulsel.

Kegiatan dilaksanakan, Senin (3/05/2021) pagi di Aula Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Sulsel Jl. AP. Pettarani Nomor 100 Makassar.

Bacaan Lainnya

Tim Satgas Cyber pungli pusat yang menyambangi Provinsi Sulsel yaitu Sekretaris Tim Saber Pungli Pusat Irjen. Pol. Dr. Agung Makbul, S.H., M.H., Brijen. Pol. Dr. Bambang Pristiwanto, S.H., M.M. beserta Tim.

Dalam giat ini juga turut hadir Irwasda Polda Sulsel, Kombes Pol Andi Fairan, SIK, M.S.M selaku Ketua UPP Provinsi Sulsel, Inspektur Provinsi Sulsel selaku Wakil Ketua I UPP. Provinsi Sulsel, Forkopimda Provinsi Sulsel, Ka Pokja Intelijen, Ka Pokja Pencegahan, Ka Pokja Penindakan, Ka Pokja Yustisi Pokja Yustisi UPP.Provinsi Sulsel, Dirlantas Polda Sulsel, Kelompok Ahli, para Kepala Dinas / Pimpinan Pelayanan Publik dan 4 (empat) Perwakilan Ka UPP Kab/Kota Provinsi Sulsel serta para Ka UPP Kab/Kota Se-Provinsi Sulsel melalui Zoom Meeting.

Kombes Pol Andi Fairan, SIK, M.S.M mengatakan, kunjungan Tim Satgas Saber Pungli Pusat ke Provinsi Sulsel ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada tim satgas saber pungli Sulsel. Yang mana hal ini selaras dengan komitmen Polda Sulsel dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mewujudkan kota yang bebas pungli.

“Kunjungan ini untuk menyampaikan sosialisasi, sekaligus pencanangan menuju kota bebas dari pungli di era pandemi Covid-19 di Sulsel,,”ungkap Irwasda Polda Sulsel.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol.E.Zulpan menjelaskan bahwa, kedatangan tim Satgas Saber a
Pungli Pusat adalah untuk memberikan sosialisasi menuju kota bebas dari Pungli di Era Covid-19.

“Bagi pelaku pungli, Kepolisian tak segan untuk menindak tegas bila ada aparatur melakukan praktik pungli. Ia juga meminta masyarakat tidak memberikan imbalan atas pelayanan yang diterima. Hal ini dinilainya sebagai upaya untuk mewujudkan Sulsel sebagai kota yang bebas dari pungli, “kata E Zulpan. (*)

Pos terkait