Wabup Selayar Sebut Nilai Kearifan Lokal, Di Balik Selamatnya ABK KM Kasman Indah 06

SELAYAR, MATA SULSEL – Rasa empati, peduli, dan persaudaraan merupakan salah satu bagian penting yang tak terpisahkan dari sifat, karakter, serta kepribadian masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut ditandaskan Wakil Bupati Kabupaten Selayar, H. Saiful Arif, SH, di sela – sela materi ceramah hikmah tazkiratul maut yang disampaikannya, di hadapan warga Desa Kayu Bau, Kecamatan Bontomate’ne, Selasa, (10/1/2023) malam lalu.

Bacaan Lainnya

Saiful mengutarakan, sifat kegotong royongan dan kekeluargaan yang masih relatif kental dengan sendirinya telah membentuk serta menumbuhkan mental generasi berjiwa sosial tinggi.
Sebuah kelompok generasi yang terbiasa mengulurkan tangan untuk menolong dan membantu meringankan beban penderitaan sesama, termasuk untuk mereka korban bencana dan atau musibah laka laut.

Sikap dan kearifan lokal yang menginspirasi gerak refleks masyarakat Pulau Bonerate bersama segenap komponen terkait di Kecamatan Pasimarannu, untuk memberikan pertolongan saat menerima dan mendapatkan informasi terdampar nya lima orang abk KM. Kasman Indah 06 di pesisir pantai Lagundi, Desa Majapahit.
Sampai pada akhirnya, kelima orang korban selamat berhasil dievakuasi ke daratan ibukota kabupaten dan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Jeneponto.

Sementara, enam orang korban hilang, disebut wabup belum ditemukan dan masih dalam tahapan pencarian oleh personil Basarnas.
Kepada keluarga Almarhum Andi Ahmad, Amriati (isteri almarhum) dan ketiga anaknya, Wabup mengajarkan doa dan zikir Muroqabah. Jika rindu membuncah dan sedih tak tertahankan, jangan larut pada rasa tersebut, namun larikan ke doa dan zikir, pungkas Wabup Saiful Arif. (FS)

Pos terkait