Wali Kota Makassar Sebut Potensi Lorong Haderslave Besar, Minta Kekompakan Camat dan Lurah

Wali Kota Makassar Sebut Potensi Lorong Haderslave Besar, Minta Kekompakan Camat dan Lurah
Wali Kota Makassar Sebut Potensi Lorong Haderslave Besar, Minta Kekompakan Camat dan Lurah

MAKASSAR– Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (18/10/2022).

Baca juga: 940 Buah Sajam Dimusnahkan, Danny : Pembusuran di Makassar Berkurang

Bacaan Lainnya

Didampingi Kadis Pariwisata Makassar Moh Roem, Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri dan Lurah Maloku Aidir Perdana, Danny Pomanto berjalan menyusuri lorong yang ditata apik dengan sejumlah mural di tembok-tembok warga juga beberapa jajanan yang telah disiapkan warga sekitar.

Lorong Haderslave ini merupakan salah satu lorong kuliner dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga untuk bercocok tanam secara hidroponik. Selain itu pula, Longwis ini juga nenghadirkan sejumlah budidaya seperti budidaya ikan koi, lobster, cabai, tomat, sayuran, bawang merah dan bawang putih.

“Luar biasa warga disini bisa hadirkan lorong dengan potensi besar. Ini bisa menjadi potensi peningkatan taraf hidup masyarakat. Apalagi jika dikembangkan dengan baik,saya yakin Lorong Wisata ini akan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik untuk penghuninya,” ungkap Danny.

Sembari melihat dan menyapa warga sekitar, Danny menyempatkan untuk panen sayuran seperti tomat dan pakcoy. Tak lupa, Ia berpesan agar camat dan lurah harus kompak dan melihat potensi yang ada.

“Camat dan lurah harus kompak. Ini sudah ada potensi jadi harus dimaksimalkan. Buat inovasi biar ada banyak macam yang bisa ditawarkan pada pengunjung. Buat keripik, juice atau olahan lainnya yang bernilai ekonomis. Selain dapat uangnya, masyarakat juga bisa terlatih kemampuannya sehingga bisa mandiri,” harap Danny.

Sementara itu Lurah Maloku Aidir Perdana mengatakan hadirnya Longwis Haderslave ini merupakan swadaya masyarakat yang lebih banyak berprofesi sebagai pelaku kuliner.

“Masyarakatnya yang memang kompak dan saling bahu membahu makanya lorongnya cantik dan potensial. Terlebih mereka semua dominan pelaku usaha kuliner, jadi kami baik di kelurahan maupun kecamatan memaksimalkan pendampingan. Semoga warga sekitar bisa lebih mandiri,” jelasnya.

Pos terkait