WI Jeneponto memasuki Tahun ke Tujuh Penyelenggaraan Kurban

Arifuddin Lau
18 Jun 2024 13:07
Berita 0 734
2 menit membaca

JENEPONTO – Memasuki tahun ke tujuh penyelenggaraan kurban, DPD Wahdah Islamiyah terus meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan pelaksanaan kurban di Kabupaten Jeneponto

Tidak sekedar menjadi panitia penyelenggara kurban bagi jamaah dan masyarakat Jeneponto, penyelenggaraan kurban juga menjadi sarana dakwah bagi segenap masyarakat Jeneponto. Tercatat pada tahun pertama 2017 penyelenggara kurban yang dilaksanakan oleh DPD WI Kabupaten Jeneponto hanya menyembelih tidak lebih dari 10 ekor sapi dan kambing, jamaah yang berkurban dari kalangan anggota saja, berbeda pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang di sembelih sebanyak 31 ekor sapi dan 7 ekor kambing, peningkatan ini tidak terlepas dari kegigihan para Ust melakukan dakwah dan terus mengedukasi masyarakat akan keutamaan berkurban.

Pimpinan Wahdah Islamiyah Kabupaten Jeneponto Ust Basir, mengungkapkan bahwa, panitia tak sekedar memfasilitasi jamaah yang menitipkan amannya untuk berkurban di Jeneponto, tetapi ini juga menjadi wasilah untuk menebar kebaikan kepada masyarakat luas khususnya kepada mereka yang berhak untuk mendapatkan daging kurban tak terkecuali bagi masyarakat miskin ataupun keluarga stunting sebagai mana anjuran dari pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Lebih lanjut Basir menjelaskan bahwa pada tahun tahun mendatang pelaksanaan Kurban oleh WI juga akan mengusahakan untuk terjadi pemberdayaan bagi peternak lokal.

“Insya Allah kurban sebagai ibadah yang disyariatkan oleh Allah Azza wa wajalla tentu memiliki keutamaan keutamaan bagi yang menjalankannya dan kami senantiasa memikirkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan berharap kurban juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat peternak, soal bagaimana bentuk pemberdayaannya akan kita pikirkan nanti,” ungkapnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

Belum ada konten yang bisa ditampilkan.