Menko PMK Berkunjung Ke Butta Turatea, Ini Agenda Kegiatannya

JENEPONTO, MATA SULSEL – Menteri Kordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy berkunjung ke Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Selasa (2/3/2021).

Kedatangan Menko PMK Muhadjir Effendy di Desa Kalimporo diterima Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Wakil Bupati Paris Yasir, Wakil Ketua DPRD Jeneponto Irmawati Zainuddin dan Imam Taufiq Bohari, Kades Kalimporo Hasbibi, Camat Bangkala Andi Patappoi, Kabag Protpim Mustaufiq, Kabid Humas Mansur Rahman, dan sejumlah pejabat lainnya.

Bacaan Lainnya

Tujuan kedatangan Menteri PMK Muhadjir Effendy dalam rangka melakukan dialog tentang penanganan stunting dan TBC.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan, Kabupaten Jeneponto termasuk daerah kategori termiskin di Sulawesi Selatan.

“Dari data yang ada, Kabupaten Jeneponto masuk diantara Kabupaten termiskin di Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Menko PMK Muhadjir Effendy.

Selain itu, terkait penanganan Covid-19, Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan, pada saat mau divaksin jangan lari.

“Kapan berhentinya Covid-19 ini kalau semua pada lari. Saran saya kalau gejala jangan dibawa ke Rumah Sakit, jangan dibawa ke Bantaeng. Kalau bisa isolasi mandiri di rumah saja,” kata Muhadjir Effendy.

Menurutnya, utamakan tiga M yaitu memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan.

ia juga mengatakan, terkait stunting itu nantinya akan dibuatkan Perpres dan yang akan menangani itu.

“Kita upayakan anak jangan terkena stunting. Karena nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan anak tersebut. Stunting itu penting. Kepada bapak-bapak jangan terlalu banyak merokok karena itu menyebabkan stunting,” ujarnya.

Ia menegaskan, stunting itu harus kita perangi bersama, pasalnya stunting itu sangat membahayakan pertumbuhan anak.

Sedangkan, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar mengatakan, Jeneponto dalam jangka empat tahun terakhir keluar dari stunting. Pasalnya, stunting adalah program baru yang harus disukseskan termasuk leding sektornya Dinas Kesehatan, bagaimana usia kelahiran sampai usia tiga tahun. “Itu prioritas bagaimana penanganan anak baru lahir di Jeneponto,” tegasnya.

“Selama kurung waktu empat tahun Kabupaten Jeneponto keluar dari Stunting pak Menteri. Selain itu, Kami bagaimana penanganan Covid-19 di Kabupaten Jeneponto mulai dari tahun 2020 lalu.

Disebut daerah termiskin di Sulawesi Selatan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menegaskan untuk menangani kemiskinan diperlukan adanya penanganan secara terpadu. “Jadi tidak usah heran,” katanya.

“Pertama kita harus tahu apa penyebab terjadinya kemiskinan yaitu lahan, air, karakter masyarakat kita, ini sudah kita tangani secara perlahan-lahan. Tapi, kemampuan kita sangat terbatas sehingga dengan demikian perlahan tapi ada perubahan kearah lebih baik,” ungkapnya.

Ia menyebutkan langkah penanganan itu bagaimana mendatangkan air, pupuk, bagaimana mengobati orang, bagaimana mensejahterakan masyarakat. (*)

 

Pos terkait